puisi

sajak harmoni


gunung gemar menusuk awan
kutanya bagaimana bisa tetap damai

tebing hidup bersama terjal
kau kagum dua yang saling melengkapi

hujan beriringan dengan badai
kuragu diantaranya menyelingkuhi

laut selalu beriak dengan ombak
kau pun heran harmoni di keduanya

di ujung cerita aku dan kamu berdampingan
kita lantas tersenyum apa mampu seperti mereka

Gelora: 10:03:2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s