intermezo

Menelisik Kisah Robin


Ulasan Film “Robin Hood”

Bagaimana jadinya kalau akhir sebuah film, ternyata awal dari kisah. Film bertema Robin Hood  rasanya siapa saja sudah mengetahui. Penonton pun bisa dengan mudah menerka tiap kejadian cerita  ini. Mencuri, lalu didermakan. Di kejar-kejar pihak kerajaan, lalu disembunyikan rakyat yang berpihak.

Tapi kalau anda memang punya waktu luang cobalah nonton film “Robin Hood” terbaru. Niscaya di sana anda tidak menemukan  adengan yang dibayangkan itu. Hanya ada satu scene saja di mana Robin merampok bibit gandum yang diambil paksa pihak kerajaan dari sebuah desa di Nottingham.

Selebihnya, tidak ada. Keahlian panah  yang menjadi andalan Robin juga minim. Kita hanya menemukannya di awal cerita, dan menjelang akhir. Lantas dimana aksi Robin Hood yang diperankan oleh Russell Crowe itu? Jawabannya jelas, tidak ada. Tapi tidak usah kewa. Inilah salah satu trik dari Ridley Scoot, sang Sutradara, mengemas film terbaru “Robin Hood” (Universal Pictures) agar menarik dan tak membosankan. Atau barangkali, ini hanya sikuel awal untuk film-film berikutnya?

Bersama sang penulis naskah Brian Helgeland, Scoot ingin menarik mundur kisah Robin. Mencari asal-muasal, sejarah mengapa Robin bisa begitu melegenda. Di sini Robin sama sekali bukanlah pencuri atau perampok. Ia adalah tentara Inggris, yang dikenal bernama asli Robin Longstride. Nama Hood baru dimunculkan benar-benar di akhir penutup film ketika ia ditetapkan menjadi buronan oleh Raja Inggris yang lalim : John (Oscar Isaac).

John menuduh Robin telah menghasut rakyat untuk membangkang dan menghianatinya.  Dan ini yang paling memberatkan:  menuntut hak rakyat secara adil, juga keringanan pungutan yang memberatkan. Rakyat menuntut Raja menandatangani deklarasi  yang pernah diperjuangkan para bangsawan pendahulunya yang gagal, termasuk ayah Robin, Stone Mason Lonsgstride (Mark Lewis Jones).

Kemarahan rakyat memuncak, karena John dengan telak mengkhianati rakyat setelah membelanya dari gempuran tentaran Prancis yang disusupkan oleh orang kepercayaannya sendiri, yang sekaligus mata-mata Prancis, Godfrey (Mark Strong).

Tema penghiantan memang bukan barang baru, termasuk  di era yang di setting abad 12 itu. Kejahatan pihak kerajaan dimulai ketika Raja Richard The Lion Heart (Danny Huston) terbunuh saat penyerangan ke benteng Prancis. Si putra mahkota yang gila perempuan—bahkan memperistri  perempuan musuh—akhirnya  dinobatkan sebagai raja menggantikan Richard, yang terbukti kemudian  suka menindas.

Aksi Crowe memang tetap asyik. Sayangnya, agak sulit membedakan saat ia memerankan Maximus dalam “Gladiator” dan Longstride. Ciri-ciri tokoh yang sesungguhnya berbeda karakter itu, terasa sama di tubuh Crowe: berambut cepak, suara berat, kalem menghanyutkan dan bercelana ketat. Mungkin juga karena pengaruh Scoot yang pernah bekerja sama dengan Crowe di “Gladiator”.

Film ini memang mengandalkan cerita, bukan semata aksi yang terlihat begitu-begitu saja. Kita diajak untuk mengetahui sejarah bagaimana seorang kesatria yang terusir, dan akhirnya menjadi musuh kerajaan.

Bersama istri yang “direbutnya” dari  Robert Loxley(Douglas Hodge)—si pembawa mahkota raja Richard—Longstride mampu tegar dalam memperjuangkan hak-haknya. Marion Loxley sungguh pas diperankan oleh Cate Blanchett: tegas, dan berani . Mengingatkan kita pada tokoh peri Galadriel dalam “Lord of The Rings”.

Robin, Marion bersama anak-anak yatim di desa Nottingham mulai bersembunyi,  ingin membangitkan cita-cita ayah Robin yang terpenggal kepalanya saat menenamkan moto bertenaga pada rakyat Inggris yang bosan penindasan : “Bangkitlah.Bangkitlah. Sampai anak domba menjadi seekor singa”. []

Gelora: 21:05:2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s