komunikasi

Sering Cemas Saat Berkomunikasi? Gak Ada Salahnya Ikuti Tips Ini


image

Pernahkah anda merasa cemas ketika akan menghadiri suatu acara? Bingung ingin berbicara dengan siapa? Atau, sulit menentukan topik  apa yang harus dibicarakan?

Jangan khawatir, itu gejala biasa. Hampir setiap orang sesungguhnya mengalami problem  itu. Yang membedakan adalah kemampuan orang dalam mengatasi situasi.

Disarikan dari pendapat Emma Sargent & Tim Fearon, poin penting menghalau kecemasan adalah anda harus sesantai  mungkin menghadapi orang-orang asing di depan anda.  Anggaplah mereka teman karib atau kerabat dekat anda.

Mungkin tidak mudah? Ya. Tetapi tahukah anda, hampir sebagian besar orang sukses selalu membayangkan keberhasilannya?

Maka, tanamkan selalu segala situasi yang akan anda temui adalah sebuah percakapan yang berhasil dan hangat. Dan, yang paling penting adalah anda menentukan apa yang ingin dicapai dari setiap pertemuan?

Misalnya,

Dalam acara pesta, kalau memang fokus utamanya adalah bersenang-senang, jangan paksakan diri untuk mengenal semua orang.

Pada acara kantor, karena ini barangkali menunjang kerja anda dan karir, maka sebaiknya anda berbicara dengan setidaknya tiga orang dari divisi yang berbeda.

Di sebuah acara makan malam, bicaralah untuk mengetahui hal-hal yang belum anda ketahui dari tamu sebelah anda,atau depan anda.  Sebab, boleh jadi dari sanalah hal-hal tidak terduga akan muncul.

Pada acara konferensi, dimana waktu yang tersedia biasanya cukup panjang, jalinlah paling sedikit lima relasi baru, dan bicaralah dengan pembicara yang topiknya paling anda minati.

Pada kursus pelatihan, biasanya melibatkan divisi lain atau bahkan dari kantor lain. Upayakan untuk berkenalan dengan tiga atau lima orang. Dan, bukalah perkenalan tersebut dengan mengajaknya makan siang bersama di hari pertama.

Kunci menghilangkan kegugupan dan menghindari kegagalan berkomunikasi adalah fokus pada tujuan yang ingin dicapai. Berlebihan melihat diri sendiri atau sibuk menduga penilaian orang lain terhadap diri kita justru membuat situasi semakin tegang dan runyam. []

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s