puisi

Tak Ada Cerita Hujan di Bulan Agustus


seteguk air tak cukup untuk menutupi terik rinduku yang membakar pada siang di pertengahan Agustus

kulitku meranggas

lalu hatiku

lalu jiwaku

lalu pikiranku

lalu lakuku

aku memaku diri
melihatmu seperti air  berkilau-kilau

indah seperti berlian

aku menggapai

kakiku tertanam

aku berteriak

mulutku kering

apa bisaku kalau begitu

sedang,

hujan kemarin malam saja tak sedikit pun menyisakan cerita
Jakarta, 10 Agustus 2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s