stori

Libur Akhir Tahun 2014


Iklan

stori

Milad Istriku, Minggu 7 September 2014


stori

Master


Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. Mataku masih terlalu berat untuk dibuka. Seharian itu, aku memang menghabiskan waktu bersama anak-anak dan istri. Mumpung libur. Padahal, besoknya, Senin, aku harus menghadapi sidang tesis. Sebuah forum ilmiah yang benar-benar membuat jantung sulit berhenti berdebar. Tapi mata ini terlalu menancap. sukar sekali dibuka. Maklum, sudah sejak Jumat aku… Continue reading Master

stori

Jalan Kenangan Lebaran (1)


Lebaran selalu menyisakam cerita. Meninggalkan jejak, entah berapa tahun lagi jejak itu menyisakan cerita (lagi). Kisah yg hampir sama. Berulangulang, selalu membenamkan kepala terbang ke masa lalu….ah amboi. Ketika kecil dulu, lebaran di tempat kecilku selalu menyenangkan. Bahkan, kebahagian itu terasa sebelum ramadhan masuk. Tetangga membagikan makanan, kami berganti mengisinya dengan panganan yg akan kami… Continue reading Jalan Kenangan Lebaran (1)

stori

Monster House


Langkahnya penuh yakin. Tak berderap, tapi menebar aroma ketakutan. Dari balik tirai,  ia meyibakkan sayap. Tatapanya tegap ke depan selaras dengan kerahnya yang tegak, tak terlipat. Ia mencermati sejenak kerumunan didepannya. Sedetik kemudian, tepuk tangan bergemuruh. Riuh sekali. Di sela-selanya terdengar decak kagum. Ada juga yg senyum-senyum. Maklum, dalam konser Yamaha minggu sore itu, hanya… Continue reading Monster House

stori

Ah, GTO


Aneh. sudah lima hari saya melihat keganjilan. Tepatnya kekonyolan. Di Gerbang Tol Cililitan, pada pintu e-toll sebelah kanan,  setiap mobil yang sudah masuk harus mundur jauh kebelakang. Saya tidak mengerti  mengapa kejadian ini saya saksikan berungkali. Setiap pagi, di jam-jam yang nyaris sama. Apakah karena pengendara itu tidak tahu limit kartunya habis, atau alat pemindai… Continue reading Ah, GTO

stori

312 : 74


Hari ini, hari ke-312 di tahun 1974. Jumat begitu cerah. Di hari baik ini, seorang bayi mungil dari bontot Musimin Muradji dan Sulimah telah lahir. Kulitnya terlihat putih, bukan merah. Konon, itu sebabnya sekarang, ketika tumbuh dewasa, kulitnya menjadi coklat tua. Dalam pangkuan sang Bunda, bayi mungil itu disambut bisikan lembut adzan di telinga kanan,… Continue reading 312 : 74